Adverbial clauses dengan ragam subordinator conjunction

 Pengertian adverbial clause

Adverbial clause adalah clause yang berfungsi sebagai adverb dan digunakan untuk menjelaskan adjective, verb, dan adverb pada sebuah complex sentence atau bahkan seluruh independent clause. Adverbial clause juga berperan sebagai dependent clause (anak kalimat), sementara yang dijelaskan kemudian akan berfungsi sebagai independent clause (induk kalimat).

Adverb juga berfungsi sebagai salah satu dari Parts of Speech perannya adalah menjelaskan adjective, verb atau adverb lainnya pada satu kalimat. Adverb kemudian memberikan tambahan keterangan tentang bagaimana suatu aktivitas atau peristiwa terjadi.

Secara umum adverb berperan menjawab berbagai pertanyaan “Mengapa”, “Bagaimana”, “Kapan”, “Dimana”. Adverb juga terdiri dari sebuah kata, ia dapat hadir dalam bentuk clause. Contohnya pada:

She Run Slowly artinya Dia Berlari Lambat

She Run slowly Like Old Man artinya Dia Berlari Seperti Seorang pria Tua

Adverb di atas kemudian memberikan deskripsi lebih detail serta menjelaskan bagaimana seseorang berlari. Kalimat pertama berfungsi sebagai adverb sementara pada kalimat kedua yaitu yang bergaris bawah,clause berperan sebagai adverb.

Pengertian dari subordinator conjunction

Subordinating conjunctions adalah konjungsi atau kata hubung dalam bahasa Inggris yang berfungsi untuk menghubungkan dua klausa. Dua klausa ini adalah klausa utama dan klausa pendukung. Misal:

John is not coming to the party. (John tidak akan datang ke pestanya) –> Klausa utama

Because he is sick. (Karena ia sakit) –> Subordinating conjunction + klausa pendukung

Jika kita gabungkan kedua klausa tersebut, maka akan terbentuk kalimat:

John is not coming to the party because he is sick. (John tidak akan datang ke pestanya karena ia sakit). 

Beberapa frasa yang termasuk ke dalam subordinator conjunction beserta dengan contoh penggunaan nya:

Although (meskipun, walaupun) 

Contoh:

Anton got an A although he hadn’t studied at all. (Anton mendapat nilai A walapun   dia tidak belajar sama sekali)

As long as (selama) 

Contoh:

Everything is going to be all right as long as we keep trying. (Semuanya akan baik-baik saja selama kita terus mencoba)

As soon as (segera, begitu, segera setelah ) 

Contoh:

As soon as the teacher entered the classroom, the students were all quiet. (Begitu guru masuk ke dalam kelas, semua murid terdiam)

After (setelah, sesudah) 

Contoh:

I’ll help you after I finish with my homework. (Aku akan menolongmu setelah aku selesai dengan PR-ku)

Before (sebelum) 

Contoh:

Before I work here, I worked at ABC Company for a year. (Sebelum saya bekerja di sini, saya bekerja di Perusahaan ABC selama satu tahun)


But (tetapi, namun) 

Contoh:

Those shoes are good, but I don’t like their color. (Sepatu itu bagus, tetapi aku tidak suka warnanya)


Because (karena, sebab) 

Contoh:

        •Because it is raining hard, they cancel today’s match. (Karena hujan deras, mereka membatalkan pertandingan hari ini)

By the time (pada saat, ketika) 

Contoh:

By the time they arrived, the rain fell. (Ketika mereka tiba, hujan turun)

Even if (bahkan jika, meskipun, walaupun) 

Contoh:

Even if she doesn’t wear make up, she still looks so pretty. (Bahkan jika dia tidak mengenakan make up, dia tetap terlihat sangat cantik)

Even though (meskipun, walaupun) 

Contoh:

Every mother will always love her children even though they do something bad to her. (Setiap ibu akan selalu mencintai anak-anaknya walaupun mereka melakukan sesuatu yang buruk kepadanya)

If (jika, andaikan) 

Contoh:

My father will allow me to go to the concert if you come with me. (Ayahku akan mengizinkanku pergi ke konsernya jika kamu ikut denganku)

In order to (untuk agar, supaya) 

Contoh:

In order to drive safely, all drivers must obey traffic rules. (Untuk mengemudi dengan aman, semua pengendara harus mematuhi aturan lalu lintas)

Since (karena, sebab) 

Contoh:

We need to fix the car since it is not safe to drive a broken car. (Kita harus memperbaiki mobilnya karena tidak aman mengendarai mobil yang rusak)

Until (hingga, sampai) 

Contoh:

Until there is instruction from their leader, they are not allowed to do anything unnecessary. (Sampai ada instruksi dari pemimpin mereka, mereka tidak diperbolehkan melakukan sesuatu yang tidak perlu)

Whether (apakah) 

Contoh:

Whether she comes with us or not, she is the one who can decide it. (Apakah dia ikut dengan kita atau tidak, dialah yang memutuskannya)



While (sementara, sedangkan, sementara itu) 

Contoh:

While my friends are enjoying their holiday, I’m here stuck with my annoying little sister. (Sementara teman-temanku menikmati liburan mereka, aku di sini terjebak bersama adikku yang menyebalkan). 

Tipe-tipe dari adverbial clauses

Rumus dari Adverbial clause sendiri adalah:
Subordinator conjunction + S + V +/...
Telah dijelaskan sebelumnya, pengertian dan ragam frasa dari subordinator conjunction sendiri. 

Lalu bagaimana jika kita ingin mengaplikasikannya ke dalam kalimat utuh? 

Sebelum lanjut ke contoh kalimat nya, akan saya sebutkan beberapa macam adverbial clauses yaitu : adverbial clause of time (waktu), place (tempat), manner (cara), condition (pengandaian), cause and effect (sebab akibat), purpose and result (tujuan dan hasil), contrast (pertentangan), reason (alasan).

berikut cara pengaplikasian di setiap tipe dari adverbial clauses :

Adverbs of time

Digunakan ketika ingin mengetahui jawaban pertanyaan yang diawali when atau kapan
Keterangan akan menjelaskan tentang peristiwa yang berhubungan dengan waktu

After the game has finished, the king and pawn go into the same box. (Setelah permainan berakhir, raja dan pion akan pergi ke dalam kotak yang sama.)

As soon as you trust yourself, you will know how to live. (Segera setelah kamu mempercayai diri sendiri, kamu akan mengetahui bagaimana untuk hidup.)

Adverbs of place

Digunakan ketikan ingin mengetahui jawaban dari pertanyaan yang diawali dengan where atau di mana.
Keterangan ini akan menjelaskan peristiwa yang berhubungan dengan tempat (place).

•I take it with me wherever I go. (Saya membawa itu kemanapun saya pergi.)

I’ll dig our time capsule somewhere in the middle of the forest. (Aku akan menggali kapsul waktu kita di suatu tempat di tengah hutan.)

Adverbs of manner

Merupakan kata keterangan yang digunakan untuk menjawab pertanyaan how atau bagaimana.

He acts like it is a joke. (Ia bertingkah seperti layaknya candaan.)

We don’t have conversations. You talk at me the way a teacher talks to a naughty student. (Kita tidak memiliki percakapan. Kamu berbicara denganku seperti cara guru berbicara kepada murid nakal.)

Adverb of reason/result

Merupakan kata keterangan yang digunakan untuk menjawab pertanyaan why atau kenapa. Kalimat akan menjelaskan sebuah alasan dari peristiwa. Biasanya akan diawali dengan because, as, atau since.
Tak hanya alasan, kata keterangan ini juga bisa menjelaskan hasil (result) dari sebab yang dijelaskan sebelumnya.

Because she had free time during last holiday, she rearranged her house. (Karena dia punya waktu luang selama liburan lalu, dia menata ulang rumahnya.)

•I don’t have a bank account, because I don’t know my mother’s maiden name. (Aku tidak memiliki rekening bank, karena aku tidak tahu nama kecil ibuku.)

Adverb of condition

Kata keterangan ini merupakan pernyataan untuk menjelaskan sebuah syarat atau kondisi dari sebuah peristiwa.

She’ll come to my party only if you accompany her. (Dia akan datang ke pesta saya jika kamu menemaninya.)

As long as you don’t break the law, you will be fine. (Jika kamu tidak melanggar hukum, kamu akan baik-baik saja.) 

itu dia tipe-tipe adverbial clause yang sangat berguna dalam membuat kalimat Bahasa Inggris baik dalam tulisan maupun dalam percakapan sehari-hari.

MENGUTIP DARI

 https://www.wallstreetenglish.co.id/english-tips/adverbial-clause/#:~:text=Adverbial%20clause%20merupakan%20dependent%20clause,(di%20mana)%2C%20dan%20why

https://www.gramedia.com/literasi/adverb-clause/

https://www.gramedia.com/literasi/adverbial-clause-2/

https://www.sederet.com/tutorial/subordinating-conjunctions-2/


Comments

Popular posts from this blog

Mahasiswa Hedonis: Antara Tuntutan Gaya Hidup dan Realita Pendidikan

puisi puisi

Resensi buku The power of language